Terkait kasus Mega korupsi E-KTP, Novel Baswedan Diserang orang tak dikenal

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Agus Rahardjo menjenguk Novel Baswedan saat di rawat di rumah sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading Jakarta. Ketua KPK tidak ingin berspekulasi bahwa motif penyerangan terkait kasus yang di tangani Novel. Saat menjenguk Novel Baswedan di Rumah sakit Ketua KPK Agus Rahardjo tidak ingin berspekulasi. Kejadian penyiraman air keras kepada salah satu penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi terkait dengan kasus yang sedang di tangani yakni kasus e-KTP.

novel baswedan penyidik kpk

Menurut Ketua KPK aksi teror kepada Novel Baswedan ini tidak akan menghentikan penyidikan karena KPK masih banyak memiliki penyidik lainnya selain berharap kondisi Novel Baswedan lekas membaik Ketua KPK juga meminta kepada Pihak Polri untuk melakukan pengamanan terhadap anggota KPK agar peristiwa ini tidak terulang kembali.

Presiden Joko Widodo mengutuk aksi kriminal yang menimpa penyidik KPK Novel Baswedan. Presiden juga memerintahkan aparat Kepolisian untuk segara mengusut tuntas kasus tersebut.

"saya mengutuk keras dan saya perintahkan kepada Kapolri untuk di cari siapa jangan sampai orang-orang yang punya prinsip teguh seperti itu di lukai dengan cara-cara yang tidak beradab saya kira ini tidak perlu terulang kembali hal yang seperti itu" ujar Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

Kapolri jenderal Polisi Tito Karnavian Selasa sore melihat langsung kondisi penyidik KPK Novel Baswedan di rumah sakit. Untuk menguak kasus kekerasan terhadap penyidik KPK ini Kepolisian membentuk tim khusus gabungan. Selasa sore jenderal Polisi Tito Karnavian langsung masuk ke dalam rumah sakit Mitra keluarga Kelapa gading Jakarta Utara, untuk melihat kondisi penyidik KPK Novel Baswedan yang di rawat akibat diduga disiram air keras di bagian wajah. Dia berjanji mengungkap kasus ini secara cepat dengan membentuk tim gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Jakarta Utara dan Mabes Polri.

"saya yang paling prihatin dengan masalah ini kemudian saya sudah sampaikan tadi kita sudah membuat tim khusus untuk gabugan dari Polres kemudian dari Polda di back up juga dari Mabes Polri. Kita akan berusaha maksimal untuk mengungkapnya saya kira itu saja. Sambil kita memberi pengamanan di rumah sakit maupun di ke diamannya kalau untuk mengenai masalah hasil yang di temui saat ini saya kira saya tidak bisa sampaikan ya nanti pelakunya juga nanti ikut dengar lagi saya ngomong seperti ini yang jelas kita akan berusaha semaksimal mungkin itu saja" kata Jenderal Tito karnavian.

Referensi